P E N D A H U L U A N
Segala puji milik Allah, kita sekalian memuji kepada-Nya, memohon pertolongan kepada-Nya, memohon ampun kepada-Nya, serta kita berlindung kepada Allah dari kejelekan-kejelekan jiwa kita dan kejelekan-kejelekan amal kita. Barangsiapa yang ditunjuki Allah maka ia akan mendapat petunjuk dan barangsiapa yang disesatkan maka dia tak akan mendapat petunjuk. Semoga shalawat dan salam tercurah kepada junjungan kita Rasulullah Muhammad Saw., demikian pula keluarga dan para sahabatnya serta sekalian yang mengikutinya hingga hari kiamat.
Profil Pimpinan Daerah Persatuan Ummat Islam (PD PUI) Kabupaten Bandung ini dibuat untuk memenuhi instruksi PW PUI melalui suratnya tanggal : 7 Januari 2009 Nomor : 128/PW-SEK/I/2009 Perihal : Utusan Koresponden Majalah Intisabi.
Profil ini bersifat sementara, karena belum berdasarkan data dan informasi yang lengkap serta akurat. Insya Allah akan disusun kembali kemudian.
Sejarah singkat PD PUI Kabupaten Bandung.
Wilayah Kabupaten Bandung pada mulanya sangat luas sekali karena meliputi Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat, dengan jumlah Kecamatan sebanyak 45 Kecamatan.
Saat Kota Cimahi diresmikan tinggal 42 Kecamatan, kemudian dikembang kan menjadi 45 Kecamatan kembali.
Kemudian peresmian Kabupaten Bandung Barat mengambil 15 Kecamatan, sehingga Kabupaten Bandung hanya tinggal 30 Kecamatan yang kemudian dikembangkan kembali menjadi 31 Kecamatan yaitu :
Profil Pimpinan Daerah Persatuan Ummat Islam (PD PUI) Kabupaten Bandung ini dibuat untuk memenuhi instruksi PW PUI melalui suratnya tanggal : 7 Januari 2009 Nomor : 128/PW-SEK/I/2009 Perihal : Utusan Koresponden Majalah Intisabi.
Profil ini bersifat sementara, karena belum berdasarkan data dan informasi yang lengkap serta akurat. Insya Allah akan disusun kembali kemudian.
Sejarah singkat PD PUI Kabupaten Bandung.
Wilayah Kabupaten Bandung pada mulanya sangat luas sekali karena meliputi Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat, dengan jumlah Kecamatan sebanyak 45 Kecamatan.
Saat Kota Cimahi diresmikan tinggal 42 Kecamatan, kemudian dikembang kan menjadi 45 Kecamatan kembali.
Kemudian peresmian Kabupaten Bandung Barat mengambil 15 Kecamatan, sehingga Kabupaten Bandung hanya tinggal 30 Kecamatan yang kemudian dikembangkan kembali menjadi 31 Kecamatan yaitu :
1. Cimenyan
2. Cileunyi
3. Bojongsoang
4. Cilengkrang
5. Dayeuhkolot
6. Margahayu
7. Margaasih
8. Katapang
9. Banjaran
10. Cangkuang
11. Pameungpeuk
12. Pangalengan
13. Arjasari
14. Cimaung
15. Cicalengka
16. Cikancung
17. Rancaekek
18. Nagreg
19. Ciparay
20. Pacet
21. Kertasari
22. Baleendah
23. Majalaya
24. Paseh
25. Ibun
26. Solokanjeruk
27. Soreang
28. Ciwidey
29. Pasirjambu
30. Rancabali
31. Kutawaringin
2. Cileunyi
3. Bojongsoang
4. Cilengkrang
5. Dayeuhkolot
6. Margahayu
7. Margaasih
8. Katapang
9. Banjaran
10. Cangkuang
11. Pameungpeuk
12. Pangalengan
13. Arjasari
14. Cimaung
15. Cicalengka
16. Cikancung
17. Rancaekek
18. Nagreg
19. Ciparay
20. Pacet
21. Kertasari
22. Baleendah
23. Majalaya
24. Paseh
25. Ibun
26. Solokanjeruk
27. Soreang
28. Ciwidey
29. Pasirjambu
30. Rancabali
31. Kutawaringin
Menurut keterangan tokoh PUI yang ada di Kecamatan Soreang, yaitu Ibu ODAH SAODAH ( 80 Th ) dan Bapak ENGKOS KOSWARA ( 75 Th ) sejak tahun 1943 di Soreang telah berdiri Perikatan Oemmat Islam (PO) yang berkiprah di bidang da’wah dan tarbiyah serta telah memiliki tanah wakaf dan madrasah, dimana Bapak Engkos Koswara sendiri diantara muridnya. Di antara tokoh-tokohnya yang masih diingat adalah :
H. Bukhori, Among Koswara, Ustadz Somantri, KH. Marku, Barnas, Ustama Hanafi, Ustadz Hasan Basri, Ustadz Karno, Ustadz Nungci, Ustadz Sanusi dan Mama Atmo yang kesemuanya telah meninggal dunia, disamping dua orang yang memberi keterangan.
Entah mengapa madrasah PO tadi tidak berlanjut.
Pada tahun 1975 (setelah fusi) Ketua PUI Cabang Soreang dijabat oleh H. Bukhori dengan Sekretaris Among Koswara dan Bendahara Engkos Koswara Pada tahun 1983 Engkos Koswara terpilih menjadi Ketua PUI Cabang Soreang, dimana Pengurus Daerahnya diketuai oleh KH. ISKANDAR. Kemudian entah sejak tahun berapa Pengurus Daerah diketuai oleh KH. MIFTAH SOFWAN dan kemudian diketuai oleh KH. WAHIDIN yang selanjut-nya terjadi kevakuman.
Baru itu keterangan yang diperoleh. Itupun masih belum terjamin akurasinya.
Setelah Muktamar ke XI, PD PUI Kabupaten Bandung dibangkitkan kembali dengan terbitnya SK PW PUI Nomor : 39/PW/KPTS/II/2005 Tanggal : 24 Pebruari 2005 tentang SUSUNAN PIMPINAN DAERAH PERSATUAN UMMAT ISLAM (PUI) KABUPATEN BANDUNG PERIODE 2005 – 2010 dengan susunan pimpinan harian sebagai berikut :
Ketua I : Damini WsH. Bukhori, Among Koswara, Ustadz Somantri, KH. Marku, Barnas, Ustama Hanafi, Ustadz Hasan Basri, Ustadz Karno, Ustadz Nungci, Ustadz Sanusi dan Mama Atmo yang kesemuanya telah meninggal dunia, disamping dua orang yang memberi keterangan.
Entah mengapa madrasah PO tadi tidak berlanjut.
Pada tahun 1975 (setelah fusi) Ketua PUI Cabang Soreang dijabat oleh H. Bukhori dengan Sekretaris Among Koswara dan Bendahara Engkos Koswara Pada tahun 1983 Engkos Koswara terpilih menjadi Ketua PUI Cabang Soreang, dimana Pengurus Daerahnya diketuai oleh KH. ISKANDAR. Kemudian entah sejak tahun berapa Pengurus Daerah diketuai oleh KH. MIFTAH SOFWAN dan kemudian diketuai oleh KH. WAHIDIN yang selanjut-nya terjadi kevakuman.
Baru itu keterangan yang diperoleh. Itupun masih belum terjamin akurasinya.
Setelah Muktamar ke XI, PD PUI Kabupaten Bandung dibangkitkan kembali dengan terbitnya SK PW PUI Nomor : 39/PW/KPTS/II/2005 Tanggal : 24 Pebruari 2005 tentang SUSUNAN PIMPINAN DAERAH PERSATUAN UMMAT ISLAM (PUI) KABUPATEN BANDUNG PERIODE 2005 – 2010 dengan susunan pimpinan harian sebagai berikut :
Ketua II : D. Yusuf Mahmud
Ketua III : Wahid Abdurrahim, BA
SekretarisI : Lili Hermayadi, S.Pd.
Sekretaris II : Drs. Yudi
Sekretaris III : Usman Suhaendi
Bendahara I : H. Abidin Tohar
Bendahara II : Drs. D. Soufyan Tsaury
Pada tanggal : 15 Januari 2006 terdaftar di Kantor Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat Kabupaten Nomor : 220/38/ORMAS/KESBANG
Dalam satu tahun kiprahnya, PD PUI Kabupaten Bandung masih melakukan pembenahan sehingga terbit SK PW PUI Nomor : 10/PW/KPTS/VI/2006 Tanggal : 21 Juni 2006 tentang SUSUNAN PIMPINAN DAERAH PERSATUAN UMMAT ISLAM (PUI) KABUPATEN BANDUNG PERIODE 2006 – 2011 dengan susunan pimpinan harian sebagai berikut :
Ketua : Damini WiriyasasmitaDalam satu tahun kiprahnya, PD PUI Kabupaten Bandung masih melakukan pembenahan sehingga terbit SK PW PUI Nomor : 10/PW/KPTS/VI/2006 Tanggal : 21 Juni 2006 tentang SUSUNAN PIMPINAN DAERAH PERSATUAN UMMAT ISLAM (PUI) KABUPATEN BANDUNG PERIODE 2006 – 2011 dengan susunan pimpinan harian sebagai berikut :
Wakil Ketua : H. Aam Salam Taufiq, S.Ag
Wakil Ketua : H. Haris Yuliana
Sekretaris : Lili Hermayadi, S.Pd.
Wakil Sekretaris : Usman Suhaendi
Wakil Sekretaris : Dody Suparman
Bendahara : H. Abidin Tohar
Bendahara : Ny. Umarawangi
Setelah pemekaran Kabupaten Bandung yang kedua kalinya, yaitu dengan diresmikannya Kabupaten Bandung Barat, maka berimbas pula kepada Struktur Organisasi PD PUI Kabupaten Bandung setelah dibentuk PD PUI Kabupaten Bandung Barat.
Maka terbitlah SK PW PUI Nomor : 112/PW/KPTS/II/2008 Tanggal : 16 Pebruari 2008 tentang SUSUNAN PIMPINAN DAERAH PERSATUAN UMMAT ISLAM (PUI) KABUPATEN BANDUNG PERIODE 2006 – 2011 dengan susunan pimpinan harian sebagai berikut :
Ketua : Damini WiriyasasmitaMaka terbitlah SK PW PUI Nomor : 112/PW/KPTS/II/2008 Tanggal : 16 Pebruari 2008 tentang SUSUNAN PIMPINAN DAERAH PERSATUAN UMMAT ISLAM (PUI) KABUPATEN BANDUNG PERIODE 2006 – 2011 dengan susunan pimpinan harian sebagai berikut :
Wakil Ketua : Drs. Asep Tresna Irawan
Wakil Ketua : H. Haris Yuliana
Sekretaris : Lili Hermayadi, S.Pd.
Wakil Sekretaris : Drs. Anjar Sonjaya
Wakil Sekretaris : Drs. H. Muslim Shamdani
Bendahara : Ny. Umarawangi
Wakil Bendahara : Ny. Lilis Rohayati
Kemudian terdaftar pada Kantor Kesbangpol Linmas Kabupaten Bandung Nomor : 220/624/ORMAS/KESBANG POL LINMAS tanggal : 29 Mei 2008.
Kegiatan yang dilaksanakan intinya dalam bidang dawah dan tarbiyah. Dalam bidang ekonomi telah berdiri Koperasi Intisabi dan telah mendapat pengesah an Badan Hukum dari Dinas Koperasi.
Adapun bidang da’wah dan tarbiyah telah menggarap binaan di beberapa tempat sebagai berikut :
MASJID/MAJ,TA’LIM ALAMAT KECAMATANKegiatan yang dilaksanakan intinya dalam bidang dawah dan tarbiyah. Dalam bidang ekonomi telah berdiri Koperasi Intisabi dan telah mendapat pengesah an Badan Hukum dari Dinas Koperasi.
Adapun bidang da’wah dan tarbiyah telah menggarap binaan di beberapa tempat sebagai berikut :
1. AL-MUSLIMUN Babakan Ds. Pangauban Katapang
2. AL-MUSLIMUN 1 Lw.kaleng Ds. Katapang Katapang
3. AL-MUSLIMUN 2 Katapang, Ds. Katapang Katapang
4. AL-MUSLIMUN 3 Sukarajin, Ds. Gandasari Katapang
5. AL-MUSLIMUN 4 Sukamulya, Ds. Pangauban Katapang
6. AL-ISHLAH Lw.Kaleng Ds. Katapang Katapang
7. AL-MUBAROKAH Wr.Lobak Ds. Gandasari Katapang
8. AL-HIKMAH Cangkuang, Ds.Cangkuang Cangkuang
9. NURUL QURAN Lebakwangi, Ds. Cingcin Katapang
10. AR-ROHMAN Panyirapan, Ds.Panyirapan Soreang
11. AL-‘ASHR Lebakwangi, Ds. Cingcin Katapang
12. AR-RAHMAH Dangdang, Ds. Pulosari Pangalengan
13. MIFTAHUL HAQ Kp. Sakola, Ds. Sukajadi Soreang
14. AL-IHSAN Kiarapayung, Ds. Sukajadi Soreang
15. AL-HASAN Kamasan, Ds. Kamasan Banjaran
16. AL-IHSAN Cijagra, Ds. Cilampeni Katapang
17. AL-AMIN Neglasari, Ds. Neglasari Banjaran
18. AL-FALAAH Pangalengan Pangalengan
19. AL-HIKMAH Cintaasih, Ds. Banjaran Banjaran
20. AL-HIKMAH Lemahduhur, Ds. Ciapus Banjaran
21. AR-RAHMAN Bab.Cedok, Ds. Pangauban Katapang
22. AT-TAQWA Cibolang, Ds. Cingcin Katapang
23. QURAN-SUNNAH Kr.eunyeuh, Ds. Banyusari Katapang
24. BAITURRAHIM Sgr. Indah, Ds. Ciluncat Cangkuang
25. AT-TAQWA Blok C, Kel. Sulaiman Margahayu
26. AL-IMAN Makor Paskhas, Kel. Sulaiman Margahayu
27. Intern Cabang Cileunyi
28. Intern Cabang Rancabali
29. Persiapan Pondok Ibun
30. Radio K. Pass FM Juntihilir, Ds. Sangkanhurip Katapang
Namun di daerah binaan tersebut masih belum diresmikan berdirinya Cabang.
Insya Allah pembentukan cabang-cabang diprogramkan tahun 2009 ini. Di antara daerah binaan tersebut yang telah siap dibentuk cabang adalah :
Insya Allah pembentukan cabang-cabang diprogramkan tahun 2009 ini. Di antara daerah binaan tersebut yang telah siap dibentuk cabang adalah :
1. Kec. Rancabali
2. Kec. Ciwidey
3. Kec. Pasirjambu
4. Kec. Soreang
5. Kec. Katapang
6. Kec. Cileunyi
2. Asas, Sifat, Tujuan, dan Usaha
a. Asas
Pimpinan Daerah Persatuan Ummat Islam (PD PUI) Kabupaten Bandung berasaskan Islam, yang dalam amaliyahnya berpedoman kepada Al-Quran dan As-Sunnah menurut pemahaman Ahlus Sunnah wal Jama’ah
b. Sifat
Pimpinan Daerah Persatuan Ummat Islam (PD PUI) Kabupaten Bandung adalah organisasi gerakan Islam yang bersifat independen
c. Tujuan
Tujuan Pimpinan Daerah Persatuan Ummat Islam (PD PUI) Kabupaten Bandung adalah terwujudnya pribadi, keluarga, masyarakat, Negara, dan peradaban dunia yang diridhoi Allah Subhanahu wa Ta’ala.
d. Usaha
Untuk mencapai tujuan tersebut, Pimpinan Daerah Persatuan Ummat Islam (PD PUI) Kabupaten Bandung berusaha :
1. Membina dan mengembangkan pemahaman ajaran Islam yang tepat dan benar serta menegakkan amar ma’ruf nahyi munkar, menuju tegaknya akidah dan terlaksananya ajaran Islam secara kaffah.
2. Meningkatkan gairah ummat untuk beramal ibadah dan bermu’a malah yang Islami.
3. Mewujudkan dan mengembangkan kegiatan da’wah, pendidikan, pelatihan, dan pengajaran Islam dalam arti yang seluas-luasnya.
4. Melakukan upaya-upaya untuk mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah dan rahmah.
5. Menegakkan dan mengembangkan nilai-nilai Islam dalam fikrah, akhlak, dan adat istiadat menuju terwujudnya kebudayaan dan peradaban yang Islami.
6. Membangun dan membina kesatuan imamah dan jama’ah di kalangan ummat Islam yang berbasis pada masjid.
7. Mengembangkan potensi ekonomi sumber daya manusia menuju kemajuan dan kemandirian ummat sesuai dengan ajaran Islam.
8. Menumbuh kembangkan sikap jihad, ijtihad, kepedulian, kesetia kawanan dan kemitraan sosial dalam berbagai aspek kehidupan.
9. Usaha-usaha lain sesuai dengan tujuan perhimpunan.
2. Meningkatkan gairah ummat untuk beramal ibadah dan bermu’a malah yang Islami.
3. Mewujudkan dan mengembangkan kegiatan da’wah, pendidikan, pelatihan, dan pengajaran Islam dalam arti yang seluas-luasnya.
4. Melakukan upaya-upaya untuk mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah dan rahmah.
5. Menegakkan dan mengembangkan nilai-nilai Islam dalam fikrah, akhlak, dan adat istiadat menuju terwujudnya kebudayaan dan peradaban yang Islami.
6. Membangun dan membina kesatuan imamah dan jama’ah di kalangan ummat Islam yang berbasis pada masjid.
7. Mengembangkan potensi ekonomi sumber daya manusia menuju kemajuan dan kemandirian ummat sesuai dengan ajaran Islam.
8. Menumbuh kembangkan sikap jihad, ijtihad, kepedulian, kesetia kawanan dan kemitraan sosial dalam berbagai aspek kehidupan.
9. Usaha-usaha lain sesuai dengan tujuan perhimpunan.
Barangkali baru inilah profil PD PUI Kabupaten Bandung yang dapat kami sajikan. Sudah barang tentu masih jauh dari yang diharapkan. Insya Allah kami akan membentuk tim penyusun untuk memenuhi harapan terwujudnya Profil Pimpinan Daerah Ummat Islam (PD PUI) Kabupaten Bandung yang sempurna dan akurat.
Akhirnya kepada Allah jualah kita berharap dan memohon pertolongan.
Akhirnya kepada Allah jualah kita berharap dan memohon pertolongan.
Bandung, 18 Januari 2009
PIMPINAN DAERAH
PERSATUAN UMMAT ISLAM
KABUPATEN BANDUNG
PERSATUAN UMMAT ISLAM
KABUPATEN BANDUNG
DAMINI WIRIYASASMITA LILI HERMAYADI, S.Pd
Ketua Sekretaris
Tidak ada komentar:
Posting Komentar